Beritanda.net – Masyarakat prasejahtera di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjuang Sirih, Kabupaten Solok, kembali memantik kepedulian Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah
Dengan empati tinggi, Gubernur bersahaja itu langsung luluh hatinya melihat kondisi rumah lapuk berukuran 8×6 meter yang ditempati Darnis (57) bersama keluarganya.
Tak menunggu lama, Ketika memimpin Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar ke nagari terdampak bencana hidrometeorologi itu, dihadapan Wakil Bupati Solok, H. Candra dan Wali Nagari Paninggahan, Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan bantuan bedah rumah sebesar Rp 25 juta, Minggu (22/2/2026) di Paninggahan.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang merupakan peninggalan almarhum suami Darnis.
Megiringi itu, Gubernur Mahyeldi mengatakan, program bedah rumah merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar dan Baznas dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki hunian yang layak.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rumah yang layak akan membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi keluarga,” ujar Mahyeldi.
Selain bantuan bedah rumah senilai Rp25 juta, Darnis juga menerima bantuan sembako, 10 Al-Qur’an, serta dukungan tambahan dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumbar.
Menerima bantuan tersebut, Darnis tak kuasa menahan haru. Ia memeluk anak laki-laki semata wayangnya sebagai ungkapan syukur atas perhatian yang diberikan pemerintah.
“Saya sangat bahagia dan bersyukur kepada Allah SWT atas bantuan dari Bapak Gubernur kepada kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah,” ucapnya.

Menyambut itu, Wabup Solok, H. Candra menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Sumbar terhadap masyarakat Kabupaten Solok, khususnya warga yang membutuhkan bantuan hunian layak.
Kepada Darnis, Wabup Candra berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembelian material dan biaya pembangunan rumah.
Ia juga mendorong semangat gotong royong keluarga dan masyarakat sekitar agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat.
“Kalau bisa keluarga dan masyarakat sekitar ikut bergotong royong. Insyaallah Wali Nagari juga akan terus memantau dan membantu, sehingga rumah ini bisa ditempati dengan layak, mudah-mudahan sebelum Lebaran,” ujarnya.
Bantuan tersebut diharapkan menjadi awal bagi kehidupan yang lebih baik bagi Darnis dan keluarga, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membantu sesama.
(Ismardi/*)






