Beritanda.net – Memasuki pekan terakhir melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, selalu menjadi momentum yang sakral bagi Masyarakat nagari Kinari, kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok.
Aroma sakral penuh kebersamaan itu makin mengkristal tatkala dilangsungkan berbuka puasa bersama yang telah menjadi tradisi “Mengunci Shaum” Ramadhan 1447 H, di Masjid Nurul Yaqin, Sawah Baruah Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Sabtu (14/3).
Aroma Mengunci Shaum yang menonjolkan nilai-nilai tradisi turun-temurun itu, semakin kental ketika Wakil Bupati (Wabup) Solok, H. Candra, SHI sengaja datang berbaur dengan tokoh masyarakat serta jamaah setempat.
Rangkaian Mengunci Shaum yang diawali dengan berbuka puasa bersama, dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, untuk kemudian melakukan makan malam bersama di Masjid Nurul Yaqin setempat.
Terhadap itu, pengurus Masjid Nurul Yaqin menyampaikan selamat datang kepada Wakil Bupati Solok beserta rombongan di Nagari Kinari.
Ia menjelaskan, kegiatan “Mengunci Shaum” merupakan agenda yang rutin dilaksanakan bersama masyarakat sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan berbuka bersama ini, warga setempat berharap silaturahmi semakin erat, sekaligus menjadi momentum untuk saling memaafkan menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan.
“InsyaAllah, kegiatan ini dilanjutkan dengan berbagai kegiatan keagamaan lainnya, termasuk pelaksanaan MTQ selama tiga hari di masjid ini,” ungkapnya.
Senada, Wali Nagari Kinari ikut menyampaikan terimakasih dan kebanggan atas kehadiran Wakil Bupati Solok guna menyemarakkan tradisi Mengunci Shaum nagari Kinari.
“Kepada pengurus masjid dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi kita ucapkan terimakasih, sehingga kegiatan “Mengunci Shaum” dapat terlaksana dengan baik,’ungkap Wali Nagari Kinari.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, S.Farm, Apt,yang juga putra nagari setempat, menyampaikan bahwa kegiatan “Mengunci Shaum” merupakan tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan oleh masyarakat sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut Idul Fitri.
Menyambut itu, Wabup Solok, H. Candra menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Masyarakat yang melaksanakan tradisi “Mengunci Shaum”
“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik karena menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus saling memaafkan antar sesama sebelum menyambut Hari Raya Idul Fitri,”ujarnya.
Dengan mengutip hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Wabup Candra menjelaskan, Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Menurutnya, makna dari hadits tersebut mengingatkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membersihkan hati melalui sikap saling memaafkan.
“Tradisi Mengunci Shaum ini sangat baik untuk terus dilestarikan. Namun yang paling penting adalah bagaimana momentum ini benar-benar kita manfaatkan untuk saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi di antara kita,” ujar Wabup Candra.
(Ismardi)







