Beritanda.net – Medali emas sudah dalam genggaman, tetapi final futsal Porprov XVI Sumatera Barat 2026 antara Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh harus ditutup dengan insiden yang mencoreng panasnya persaingan. Menang tipis 4-3 di hadapan ribuan penonton, tuan rumah merayakan gelar juara, sementara suasana pertandingan sempat memanas hingga terjadi adu pukulan antara pemain dan ofisial kedua tim.
Laga final yang berlangsung di Lapangan Situjuah Futsal, Nagari Situjuah Tungka, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (12/10/2026) siang, menyajikan pertarungan ketat dua daerah bertetangga tersebut.
Ketegangan memuncak sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Kericuhan pun pecah di dalam lapangan, bahkan sempat terjadi adu pukulan yang melibatkan pemain dan ofisial kedua tim.
Di tengah situasi tersebut, kemenangan 4-3 memastikan kontingen futsal Kabupaten Limapuluh Kota merebut medali emas Porprov XVI Sumbar 2026. Ribuan penonton yang memadati arena menjadi saksi keberhasilan tim tuan rumah mengunci gelar juara melalui pertandingan yang berlangsung sengit.
Partai puncak itu turut disaksikan Bupati Limapuluh Kota Safni, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat daerah lainnya, termasuk ketua KONI dari kedua daerah.
Di tengah euforia kemenangan, Bupati Limapuluh Kota Safni memberikan bonus spontan kepada para atlet sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka. Bonus tersebut diserahkan saat prosesi pengalungan medali emas, termasuk kepada para pencetak gol.
Safni mengingatkan bahwa persaingan di lapangan tidak boleh merusak hubungan baik antara kedua daerah yang memiliki ikatan erat.
“Ini pertandingan final badunsanak. Kalah menang bukan yang utama. Yang penting itu persahabatan. Kita Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh ini merupakan dua daerah yang tidak bisa dipisahkan,” ujar Safni.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik Hidayatullah Ihsan, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim futsal meraih medali emas. Menurutnya, capaian tersebut tidak diraih dengan mudah karena para atlet harus melewati pertandingan final yang ketat menghadapi Kota Payakumbuh.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemacu semangat bagi atlet Limapuluh Kota untuk terus berprestasi pada ajang olahraga berikutnya.
“Terima kasih untuk semuanya. Semoga perjuangan dan prestasi ini berlanjut untuk masa-masa yang akan datang. Limapuluh Kota Juara,” pungkas Taufik.
Sementara itu, medali perunggu cabang olahraga futsal Porprov XVI Sumbar 2026 berhasil diamankan kontingen Kabupaten Padang Pariaman.
Kemenangan ini mengukuhkan Limapuluh Kota sebagai peraih emas futsal. Namun, pesan tentang persaudaraan yang disampaikan kepala daerah menjadi pengingat bahwa rivalitas olahraga semestinya berhenti ketika pertandingan usai.
(debby)







