Beritanda.net – Kolam Renang Teratai, Kompleks GOR H. Agus Salim, Padang, menjadi saksi ketangguhan perenang Dharmasraya. Lewat penampilan gemilang Dwi Intan Febrianti, cabang olahraga (cabor) akuatik daerah itu kembali menambah koleksi medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, Selasa (6/10/2026).
Turun di nomor 100 meter gaya punggung, Dwi Intan tampil meyakinkan dan sukses merebut medali emas. Ia kemudian kembali menunjukkan daya saingnya pada nomor 50 meter gaya bebas dengan mempersembahkan medali perak.
Dua medali dari satu atlet menjadi tambahan berharga bagi kontingen Dharmasraya. Lebih dari sekadar angka di papan klasemen, capaian tersebut sekaligus menandai keberhasilan cabor akuatik memenuhi target lima medali emas yang telah dicanangkan sebelum berlaga di Porprov XVI Sumbar 2026.
Keberhasilan itu disambut penuh sukacita oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, yang hadir langsung menyaksikan perjuangan para atlet. Raut bangga tak dapat disembunyikannya ketika mengetahui perenang andalan Dharmasraya tersebut kembali naik podium.
Leli Arni bahkan spontan mengucapkan syukur atas prestasi yang ditorehkan atlet asal Ranah Cati Nan Tigo itu.

Didampingi Kepala Dinas Budparpora Reno Lazuardi, Bendahara KONI Aswana Dharma Debby, serta Sekretariat KONI Yulhendri, Wabup Leli Arni turut mengalungkan medali emas dan perak kepada Dwi Intan Febrianti.
Bagi Ketua Cabor Akuatik Dharmasraya, Syaiful Hanif, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa persiapan dan target yang disusun sebelum kompetisi tidak berjalan sia-sia.
Syaiful mengaku puas dengan penampilan anak-anak asuhnya. Target lima medali emas yang dipatok sebelum keberangkatan ke Porprov kini telah terpenuhi.
Namun, keberhasilan mencapai target bukan berarti perjuangan selesai. Syaiful justru melihat peluang untuk menambah perolehan medali masih terbuka lebar, mengingat sejumlah nomor pertandingan masih akan berlangsung dengan atlet yang berbeda.
“Target lima emas yang kita pancang sebelum menuju Porprov XVI Sumbar 2026 telah tercapai. Tetapi kita belum berhenti. Kemungkinan menambah pundi-pundi emas masih terbuka, karena masih ada perlombaan di nomor lain dan atlet berbeda,” ujarnya.
Pernyataan Syaiful menegaskan bahwa Akuatik Dharmasraya belum ingin berpuas diri. Setelah berhasil menuntaskan target awal, mereka kini berpeluang memperbesar raihan medali sekaligus memperkuat posisi kontingen Dharmasraya dalam persaingan olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Dari Kolam Renang Teratai, pesan yang dibawa para perenang Dharmasraya jelas: target boleh tercapai, tetapi perjuangan belum usai. Selama masih ada nomor yang dipertandingkan, peluang untuk kembali mempersembahkan emas tetap terbuka.
(Afriza Dedek)






