Beritanda.net – Oktober bakal menjadi bulan penuh kemeriahan bagi Kota Solok. Dua agenda besar, Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026 dan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG), segera digelar. Pemerintah Kota Solok pun terus mematangkan persiapan agar dua hajatan tersebut berlangsung meriah, tertib, dan melibatkan masyarakat secara luas.
Persiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi RSBG dan PORPROV XVI Sumatera Barat yang dihadiri Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, dihadiri Sekda Desmon dan Ketua KONI Kota Solok H. Rudi Horizon, Selasa (22/9/2026), di Akmalroom Bapperida Kota Solok.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus adalah kedatangan Api Obor PORPROV XVI ke Kota Solok pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Api obor dijadwalkan diarak dari Kantor Wali Kota Solok, kemudian berkeliling sejumlah kawasan di Kota Solok sebelum tiba di Tugu Carano. Di ikon kota tersebut, api obor akan ditempatkan selama 1 x 24 jam menjelang pembukaan PORPROV XVI Sumatera Barat.
Tak sekadar menjadi simbol dimulainya pesta olahraga, keberadaan api obor di Tugu Carano juga disiapkan sebagai ruang interaksi bagi masyarakat. Sejumlah spot foto akan disediakan agar warga dapat mengabadikan momen sekaligus ikut merasakan atmosfer PORPROV yang akan mempertemukan para atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Semarak tersebut kemudian berlanjut pada Jumat malam, 2 Oktober 2026. Api obor akan kembali diarak menuju Lapangan Merdeka Kota Solok yang menjadi lokasi pembukaan PORPROV XVI Sumatera Barat.

Namun, kemeriahan Kota Solok tidak berhenti pada pesta olahraga. Sehari setelah pembukaan PORPROV, Sabtu, 3 Oktober 2026, masyarakat akan kembali disuguhi rangkaian Rang Solok Baralek Gadang (RSBG).
Rangkaian RSBG diawali dengan Pawai Budaya pada pukul 06.30 WIB. Seluruh peserta pawai ditargetkan telah berkumpul di Lapangan Merdeka pada pukul 09.00 WIB untuk melanjutkan berbagai prosesi acara.
Dua agenda besar yang berlangsung berdekatan itu membuat Pemerintah Kota Solok harus memastikan seluruh persiapan berjalan matang. Mulai dari rangkaian acara, aspek teknis pelaksanaan, hingga pengaturan keterlibatan masyarakat menjadi bagian yang dibahas dalam rapat koordinasi.
Pemko Solok ingin momentum PORPROV XVI dan RSBG tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut hadir, menyaksikan, dan merasakan langsung kemeriahan kegiatan.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kota Solok bersiap menyambut para atlet, kontingen, tamu, dan masyarakat yang akan datang. Oktober pun diproyeksikan menjadi bulan ketika olahraga, budaya, dan semangat kebersamaan berpadu dalam satu panggung besar di Kota Solok.
(Irman Kuto)







