Beritanda.net – Masyarakat nagari Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok merasa khawatir atas nasib seorang warga setempat yang dilaporkan hilang sejak tanggal 21 Desember 2025 lalu
Warga atas nama Naharuddin (55), pekerjaan tani, hingga saat ini belum kembali pulang sejak ia meninggalkan rumah dengan alasan mencari durian dikebun miliknya di Puncak Bukik Jorong Pangka Pulai nagari setempat.
Terhadap peristiwa ini, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya,SIK melalui Kasi Humas Polres Solok AKP Eko Kurniawan,SH,MH mengungkapkan, sudah lebih dua pekan sejak Naharuddin meninggalkan rumah pada 21 Desember 2025, sampai sekarang yang bersangkutan belum ditemukan.
“Warga atas nama Naharuddin meninggalkan rumah untuk mencari Durian dikebun miliknya, tapi hingga sekarang tidak kembali kerumah dan belum ditemukan,meski sudah dilakukan pencarian beberapa kali,”terang Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya melalui rilis yang disampaikan Kasi Humas Polres Solok AKP Eko Kurniawan, Selasa (6/1/2026) di Lubuk Selasih.

Kasi Humas Polres Solok mengungkapkan, kronologis hilangnya warga Batu Bajanjang ini, bermula ketika yang bersangkutan pada hari Minggu, tanggal 21 Desember 2025, sekira pukul 22.00 wib malam, pergi ke ladang miliknya di Puncak Bukik Jorong Pangka Pulai Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah untuk mencari durian.
Namun setelah tiga hari berselang, Naharudin belum juga kembali kerumahnya. Pihak keluarga sudah mulai gusar dan khawatir atas keselamatan korban. Sampai pada hari ke empat, Kamis tanggal 25 Desember 2025, pihak keluarga Naharudin mendatangai kantor Wali Nagari Batu Bajanjang guna melaporkan tentang keselamatan Naharudin yang belum kembali kerumahnya.
“Atas laporan itu, Sekretaris Nagari (Sekna) menghubungi Bhabinkamtibmas Nagari Batu Bajanjang Polsek Payung Sekaki Bripka Junial Efendi,SH untuk memberitahukan peristiwa ini,” terang AKP Eko Kurniawan.
Merespon khabar tersebut, pada hari itu juga, Bhabinkamtibmas Bripka Junial Efendi didampingi Perangkat Nagari Batu Bajanjang dibantu sekitar 40 orang Masyarakat setempat, langsung melakukan pencarian.

Petugas gabungan ini mencari keberadaan Naharuddin dengan menyisir Kawasan ladang Durian yang berjarak sekitar 2 KM dari pemukiman warga. Namun pencarian sampai pukul 17.00 Wib sore itu, tidak membuahkan hasil. Naharudin tidak ditemukan.
Pencarian disepakati dilanjutkan hari berikutnya. Pada hari Jumat, tanggal 26 Desember 2025, pencarian dilanjutkan dengan dibantu sekitar 60 orang warga setempat, pencarian masih belum menemukan titik terang.
Proses pencarian kembali dilakukan pada Sabtu tanggal 27 Desember. Anggota Masyarakat yang ikut melakukan pencarian bersama Bhabinkamtibmas Nagari Batu Bajanjang, Polsek Payung Sekaki Bripka Junizal Effendi juga bertambah banyak, hingga mencapai 160 orang.
“Tim Gabungan Polsek Payung Sekaki dan petugas Danramil yang dibantu warga Batu Bajanjang, tetap tidak berhasil menemukan keberadaan Naharuddin,”ungkap Kasi Humas Polres Solok.
Bahkan sampai saat ini, AKP Eko menyebut, keberadaan Naharudin terus dicari secara intensif. Keberadaan warga Batu Bajanjang, Payung Sekaki, Kabupaten Solok itu masih menjadi misteri, sehingga pihak keluarga sejauh ini masih menanti kepastian nasib yang dialami anggota keluarga mereka.
(MakNgah)







