Beritanda.net – Pembangunan infrastruktur di Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, terus digenjot. Enam kegiatan yang mencakup peningkatan jalan, pembangunan fasilitas umum, kantor kepolisian, hingga los pasar tengah berproses pada 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp6,7 miliar. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung paling lambat akhir Desember mendatang.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani untuk memperkuat konektivitas wilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Enam kegiatan itu tersebar di sejumlah titik di Kecamatan Asam Jujuhan, dengan sumber pembiayaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dharmasraya serta dukungan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Salah satu pekerjaan yang mendapat perhatian ialah pembangunan kantor dan ruang tahanan Polsubsektor Asam Jujuhan dengan anggaran Rp1,7304 miliar. Pemerintah daerah juga mengalokasikan Rp92,7 juta untuk pembangunan fasilitas umum berupa toilet dan tempat salat di Nagari Alahan Nan Tigo, Lubuk Malintang.
Di sektor infrastruktur jalan, peningkatan ruas Sinamar–Sungai Limau mendapat anggaran Rp1 miliar. Pekerjaan tersebut meliputi pemasangan batu dan box culvert sepanjang 140 meter serta pengerasan jalan sepanjang 500 meter.
Berikutnya, rehabilitasi Jalan Sungai Limau–Batu Kangkung sepanjang 1.367 meter dibiayai melalui APBD sebesar Rp1 miliar. Sementara itu, peningkatan Jalan Alahan Nan Tigo–Lubuk Besar mendapat dukungan CSR TKA senilai Rp2,6 miliar, dengan pekerjaan berupa pengerasan jalan sepanjang delapan kilometer dan pembangunan rigid beton sepanjang 500 meter.
Pembangunan los pasar Nagari Alahan Nan Tigo juga masuk dalam daftar kegiatan dengan anggaran Rp364 juta dari APBD Kabupaten Dharmasraya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas perdagangan dan memberikan ruang yang lebih memadai bagi masyarakat untuk menjalankan kegiatan ekonomi.
Camat Asam Jujuhan, Mashuri Thaib, saat dihubungi Kamis (29/10/2026), mengatakan seluruh kegiatan tersebut tengah berproses dan ditargetkan selesai paling lambat akhir Desember 2026.
Ia berharap pekerjaan dapat berjalan lancar sesuai rencana sehingga manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas, pelayanan publik, dan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.
Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat Nagari Alahan Nan Tigo, Johar Alamsyah Dt. Malayu Batuah. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas perhatian terhadap pembangunan di Kecamatan Asam Jujuhan.
“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas perhatian terhadap pembangunan di daerah kami. Kami berharap seluruh kegiatan berjalan lancar, selesai sesuai rencana, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Johar.
Menurutnya, pembangunan jalan, fasilitas umum, dan los pasar memiliki arti penting bagi masyarakat. Infrastruktur jalan yang memadai akan membantu memperlancar transportasi, sedangkan fasilitas publik dan pasar dapat menunjang kebutuhan warga serta mendorong perputaran ekonomi nagari.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan Kecamatan Asam Jujuhan dapat terus berlanjut, sehingga manfaat pembangunan semakin luas dan dirasakan secara berkelanjutan.

Pembangunan Berlanjut pada 2027
Dukungan pembangunan di Asam Jujuhan juga berpotensi semakin besar melalui program peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat (replanting) yang diterima tiga kelompok tani. Program tersebut memiliki pembiayaan Rp60 juta per hektare. Selain itu, terdapat rehabilitasi sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pembangunan infrastruktur jalan pun direncanakan berlanjut pada tahun berikutnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dharmasraya, Zakirman, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, menyebutkan bahwa anggaran sebesar Rp8 miliar telah dialokasikan dalam tahun anggaran 2027 untuk peningkatan kapasitas Jalan Sinamar–Sungai Limau.
Rencana tersebut menjadi kelanjutan upaya memperkuat akses transportasi di kawasan Asam Jujuhan. Dengan dukungan pembangunan dari APBD, CSR, program perkebunan rakyat, dan sektor pendidikan, masyarakat berharap peningkatan infrastruktur dapat berjalan konsisten serta memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
(Afriza Dedek)







