Beritanda.net – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, menegaskan bahwa Posyandu kini tidak hanya melayani bayi dan balita, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan dasar bagi seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lanjut usia.
Hal tersebut disampaikannya dalam dialog interaktif di LPP Radio Luhak Nan Tuo 102,5 FM. Menurutnya, transformasi Posyandu terintegrasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) memperluas pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
“Posyandu bukan hanya untuk bayi atau imunisasi, tetapi hadir untuk seluruh masyarakat. Berbagai persoalan, mulai dari kesehatan hingga sanitasi, dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti bersama OPD terkait,” ujarnya.

Ny. Lise menekankan bahwa keberhasilan transformasi Posyandu membutuhkan sinergi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan pelayanan Posyandu sesuai jadwal di wilayah masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Ny. Lise juga mengingatkan orang tua agar tidak takut membawa anak ke Posyandu dan melengkapi imunisasi sesuai jadwal demi melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah.
“Jangan hanya takut anak demam setelah imunisasi, tetapi kita juga harus khawatir jika anak tidak mendapatkan imunisasi dan rentan terkena penyakit yang sebenarnya bisa dicegah,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua TP Posyandu Kabupaten Tanah Datar, dr. Dwinanda Ahmad Fadly, menjelaskan bahwa demam ringan setelah imunisasi umumnya bersifat sementara. Ia juga mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi informasi di media sosial dan menjadikan tenaga kesehatan sebagai rujukan yang tepercaya.
Selain imunisasi, pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak juga menjadi perhatian. Penanganan kekurangan gizi maupun kadar hemoglobin (Hb) rendah perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan rekomendasi tenaga kesehatan.
Melalui transformasi Posyandu terintegrasi enam SPM, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap pelayanan dasar semakin mudah dijangkau dan tepat sasaran demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Dialog interaktif tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PMDPPKB Herison, Kadis Kominfo Dedi Triwidono, dokter spesialis anak dr. Nedi Hidayat, Sp.A, sejumlah pejabat Dinas Kesehatan dan Dinas PMDPPKB, serta pengurus TP Posyandu Kabupaten Tanah Datar.
(Irfan F)







