Beritanda.net – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Payakumbuh mulai memanaskan mesin politiknya. Seluruh kekuatan struktur partai dari lima kecamatan dikumpulkan dalam konsolidasi akbar yang digelar di By Pass Cafe Lilo, Payakumbuh, Sabtu (4/10/2026).
Puluhan kader dan pengurus hadir dalam agenda tersebut. Konsolidasi diawali dengan suasana khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Abiyu (12), yang menjadi pembuka sebelum jajaran pengurus membahas langkah dan arah perjuangan politik Hanura ke depan.
Kehadiran seluruh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Hanura dari lima kecamatan se-Kota Payakumbuh menjadi salah satu penanda penting dalam pertemuan tersebut. Bagi jajaran DPC, kehadiran lengkap struktur PAC menunjukkan bahwa konsolidasi internal partai mulai menemukan titik kekuatannya.
Ketua DPC Hanura Kota Payakumbuh, Bayu Rivan, SE, menyebut konsolidasi tersebut bukan sekadar agenda pertemuan kader. Ia menilai momentum itu merupakan titik balik untuk membangun kembali kekuatan Hanura di Kota Payakumbuh.
“Alhamdulillah hari ini lengkap, seluruh Ketua PAC di lima kecamatan hadir. Ini bukti Hanura Payakumbuh solid. Kita siap bangkit dan menjadi rumah aspirasi masyarakat,” ujar Bayu.
Menurutnya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an pada awal kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Perjuangan politik, kata Bayu, harus tetap berpijak pada nilai-nilai kebaikan dan kepentingan masyarakat.
“Konsolidasi yang diawali lantunan ayat suci oleh Ananda Abiyu ini menjadi simbol bahwa perjuangan kita dilandasi nilai-nilai kebaikan,” katanya.
Bayu menegaskan, Hanura tidak ingin hanya terlihat ketika momentum Pemilu tiba. Partai, menurutnya, harus hadir dalam kehidupan masyarakat dan mampu menjadi tempat menyampaikan berbagai persoalan serta aspirasi warga.
Karena itu, konsolidasi internal akan diarahkan tidak hanya pada penguatan struktur, tetapi juga membangun kedekatan antara kader dengan masyarakat di tingkat bawah.

Senada dengan Bayu, Sekretaris DPC Hanura Kota Payakumbuh, Edwar Tanjung, menekankan pentingnya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.
Ia meminta seluruh PAC yang telah hadir dalam konsolidasi tersebut segera melakukan pembenahan organisasi, termasuk memastikan keberadaan dan pendataan kader hingga tingkat ranting.
“Mesin partai harus kita panaskan dari sekarang. Seluruh PAC yang sudah hadir ini harus segera bergerak merapikan struktur di kelurahan. Hanura harus satu komando,” tegas Edwar.
Menurutnya, kekuatan sebuah partai tidak hanya ditentukan oleh jumlah pengurus di tingkat kota. Struktur yang kuat hingga kelurahan dinilai menjadi fondasi penting untuk memastikan partai benar-benar hadir dan bekerja di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua DPC Hanura Kota Payakumbuh, Andi Putra, menegaskan arah politik Hanura ke depan akan tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai pijakan utama.
Hanura, katanya, siap menjadi perpanjangan tangan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.
“Hanura akan siap menjadi perpanjangan tangan masyarakat Kota Payakumbuh dan menjadi tempat penampungan aspirasi. Kita akan mendukung segala kebijakan Kota Payakumbuh sejauh kebijakan tersebut berpihak kepada masyarakat,” ujar Andi.
Ia menegaskan keberadaan Hanura tidak boleh berhenti sebatas simbol politik yang muncul setiap lima tahun.
“Partai Hanura bukan hanya gambar di atas surat suara,” tegasnya.
Konsolidasi akbar tersebut sekaligus menjadi langkah awal DPC Hanura Kota Payakumbuh untuk merapatkan barisan, memperkuat struktur organisasi, serta membangun kembali komunikasi politik dengan masyarakat.
Dengan hadirnya seluruh Ketua PAC dari lima kecamatan, jajaran DPC Hanura Payakumbuh menegaskan tekad untuk menghidupkan kembali mesin partai dari tingkat kota hingga kelurahan.
Konsolidasi itu kini menjadi titik awal. Setelah barisan dirapatkan, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa kebangkitan Hanura bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang dirasakan masyarakat Kota Payakumbuh.
(Fathiya)







