Beritanda.net – Ungkapan duka cita atas berpulangnya salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik Kabupaten Tanah Datar, H. Afrizon, S.Ag, M.Pd, terus mengalir dari berbagai pihak. Almarhum yang juga dikenal luas sebagai ustadz dan pendakwah tersebut berpulang ke Rahmatullah pada Selasa malam, 8 September 2026, sekitar pukul 18.15 WIB di RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar, dalam usia 54 tahun.
Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra didampingi Staf Ahli TP PKK Ny. Dwinanda Ahmad Fadly beserta jajaran pengurus, melayat ke rumah duka di Jorong Taratak, Nagari Sungayang, Jumat (18/9/2026).
Kehadiran tersebut sebagai bentuk belasungkawa sekaligus penghormatan atas pengabdian almarhum, baik selama menjalankan tugas sebagai ASN maupun kiprahnya di tengah masyarakat dalam bidang keagamaan.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, TP PKK, serta masyarakat yang selama ini mengenal sosoknya. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.
Semasa hidupnya, H. Afrizon dikenal sebagai sosok yang ramah, santun dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan. Dalam pemerintahan, di penghujung masa pengabdiannya, almarhum dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Datar.

Selain sebagai birokrat, almarhum juga dikenal sebagai ustadz yang aktif memberikan dakwah dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Kiprahnya dalam bidang keagamaan menjadi bagian penting dari pengabdiannya bagi masyarakat dan daerah, termasuk dalam mendukung berbagai kegiatan TP PKK.
Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra mengatakan, almarhum memiliki perhatian besar terhadap upaya melahirkan generasi Qurani di Luhak Nan Tuo. Salah satu kiprahnya terlihat dalam mendukung dan menggerakkan program Satu Rumah Satu Hafizh, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Tanah Datar.
“Semasa hidup, almarhum sangat besar perhatiannya terhadap lahirnya generasi Qurani di Luhak Nan Tuo. Beliau turut menggerakkan dan mendukung program Satu Rumah Satu Hafizh sebagai upaya melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Tanah Datar. Dan almarhum juga sering mendatangkan anak-anak tahfizh ke kediaman Bupati di Indo Jolito bertajuk Magrib menjemput berkah bersama anak hafizh qur’an,” kenangnya.
Ny. Lise menambahkan, kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, keluarga besar TP PKK, dan masyarakat. Sosok yang dikenal berdedikasi, dekat dengan masyarakat serta memiliki kepedulian terhadap pengembangan kehidupan keagamaan tersebut kini telah meninggalkan keluarga, sahabat dan rekan-rekan seperjuangannya.
“Atas nama pribadi, keluarga dan TP PKK Kabupaten Tanah Datar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ustadz H. Afrizon, S.Ag., M.Pd. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa almarhum telah memberikan pengabdian terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, gerakan PKK dan masyarakat. Berbagai kebaikan dan pengabdian yang telah dilakukan semasa hidup diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, Ny. Lise berharap agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum. Semoga seluruh pengabdian dan kebaikan yang telah beliau lakukan selama hidup menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” pungkasnya.
(Irfan)







