Beritanda.net – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, dianugerahi Kartika Pamong Praja Muda sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dalam kegiatan yang digelar di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026).
Penganugerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprah dan dedikasi Eka Putra dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan itu sekaligus menjadi simbol pengakuan atas komitmennya dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Eka Putra menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata menjadi kebanggaan pribadi, melainkan amanah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan daerah.
“Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Tentunya menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan pengabdian, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendorong kemajuan Kabupaten Tanah Datar,” ujarnya.
Ia menegaskan, berbagai capaian dalam penyelenggaraan pemerintahan tidak terlepas dari dukungan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat.
“Semua capaian yang kita raih merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, penghargaan ini juga saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Datar dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar,” katanya.
Eka Putra berharap penghargaan tersebut semakin memperkuat semangat pengabdian dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, berintegritas, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Kegiatan di Kampus IPDN Jatinangor itu juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan tinggi kepamongprajaan, khususnya dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

IPDN Buka 1.410 Formasi
Pada kesempatan, Rektor IPDN Jatinangor, Dr. Halilul Khairi, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa tahun ini IPDN menyediakan kuota penerimaan sebanyak 1.410 formasi, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 1.061 formasi.
Halilul Khairi menegaskan, proses seleksi tahun ini dirancang lebih transparan dan objektif untuk menutup celah praktik percaloan, suap-menyuap, maupun penyogokan.
“Saya akan berikhtiar sekuat tenaga saya. Tidak ada ruang untuk sogok-menyogok atau suap-menyuap. Siapa yang mampu, kompeten, dan unggul, dialah yang akan masuk di kampus dicintai ini,” tegasnya.
Ia menjelaskan, salah satu perubahan mendasar dalam mekanisme seleksi tahun ini adalah penerapan sistem nilai akumulasi dari setiap tahapan tes.
Berbeda dengan sistem gugur murni yang diterapkan pada tahun sebelumnya, di mana penilaian kembali dari nol pada setiap tahapan, tahun ini nilai dari tahapan sebelumnya tetap diperhitungkan sebagai bobot hingga proses seleksi berakhir.
Nilai dari sejumlah tahapan, termasuk Computer Assisted Test (CAT) dan tes Bahasa Inggris, akan diakumulasikan dalam penilaian hingga tahap akhir.
Transparansi seleksi juga diperkuat melalui penerapan sistem tes berbasis CAT secara langsung serta pelaksanaan ujian Bahasa Inggris secara daring yang bekerja sama dengan pihak Cambridge.
“Melalui seleksi yang ketat dan terbuka ini, IPDN berkomitmen memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak bangsa dari berbagai latar belakang ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, IPDN tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan dan kompetensi pemerintahan, tetapi juga menanamkan nilai pengabdian, kedisiplinan, serta loyalitas yang rasional kepada pemerintah dan negara.
Penganugerahan kepada Bupati Eka Putra serta penegasan sistem seleksi yang transparan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan IPDN dalam mencetak aparatur pemerintahan yang berintegritas, kompeten, dan memiliki orientasi kuat terhadap pelayanan masyarakat.
(Irfan)







