Beritanda.net – Tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Dharmasraya melakukan pemeriksaan teknis (opname) terhadap kesiapan lapisan agregat kelas B dan A di ruas jalan di Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh, pada Rabu (29/7/2026).
Pemeriksaan ini dilakukan atas permintaan dari pihak PT Bina Pratama Sakato Jaya melalui perwakilannya, Toma Permana, guna memastikan seluruh struktur dasar ruas jalan yang menghubungkan wilayah Marga Makmur dengan SP 3 tersebut sudah memenuhi standar kelayakan sebelum tahap pengaspalan (hotmix) dimulai.
Terhadap itu, Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Zakirman, yang didampingi oleh pengawas lapangan, Peri, mengonfirmasi bahwa struktur dasar jalan poros tersebut secara umum sudah terbentuk dengan baik.
Namun, dirinya memberikan catatan agar pihak pelaksana segera melakukan pemantapan ulang pada empat titik tertentu yang dinilai masih memerlukan penguatan struktur demi mencegah terjadinya kerusakan dini setelah dilapisi aspal nanti.
Proyek infrastruktur jalan penghubung Marga Makmur menuju SP 3 ini menerapkan skema berbagi peran (sharing) yang strategis, di mana PT Bina Pratama Sakato Jaya mendanai pengerjaan lapisan agregat grade A dan B melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,96 miliar sepanjang 1,5 km itu dari APBD untuk melanjutkan pekerjaan pengaspalan yang saat ini statusnya saat ini dalam tahap pelelangan.
Kepala Dinas DPMPTSP, Naldi, melalui Koordinator Bidang Pengendalian Pelaksanaan dan Informasi Penanaman Modal, Yenni Herlentina, menegaskan bahwa pembangunan ini berjalan atas koordinasi Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dengan pihak PT. Bina.
“Realisasi proyek strategis ini tidak terlepas dari peran aktif Ibu Bupati, Annisa Suci Ramadhani, yang secara intensif mengawal komunikasi serta membangun komitmen kuat dengan pihak perusahaan.” sebutnya.
Pihak perusahaan menyebut berkomitmen penuh untuk segera merampungkan pembenahan di empat titik kritis tersebut, sehingga seluruh rangkaian proyek ditargetkan dapat memasuki tahap pengaspalan pada pertengahan Agustus 2026 mendatang.
Pekerjaan jalan di Nagari Taratak Tinggi ini merupakan salah satu dari sejumlah titik pembangunan infrastruktur yang didanai melalui program CSR senilai total Rp31,55 miliar, yang berhasil dihimpun oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani.
(Afriza Dedek)







