Beritanda.net – Lanjutan turnamen Dharmasraya Champion League (DCL) 2026 zona II di lapangan Nagari Sungai Dareh, berhasil menyedot perhatian penonton yang rama-ramai menyaksikan pertandingan PS Sikabau Raya (Sikra) melawan PS Siguntur FC,Minggu (21/6/2026) sore.
Sorak sorai penonton dari pinggir lapangan, menambah atmosfir pertandingan “pool neraka” ini semakin alot. Kedua Tim saling melakukan jual beli serangan disemangati dukungan masing-masing suporter.
Dalam ritme pertandingan yang ketat, pelatih dari kedua kesebelasan fokus mengamati permainan tim dan seraya membaca teknis pertandingan yang cukup bergengi bagi kedua tim Tarkam (antar kampung) terbaik tersebut.
Setentang strategi permainan, pelatih PS Sikra, Ferly bersama Manager Tim Yusnardi, tak ingin lengah dalam laga ini. Mereka langsung menurunkan pemain inti seperti, penjaga gawang Yunaldi nomor punggung 1, Pajri kostum nomor (5), Latif nomor punggung 21, Rajes memakai kostum nomor 12, Zayid kostum nomor 2, Febi kostum nomor 8, Wanda nomor punggung 14, Mumzal nomor punggung 88, Ravi kostum nomor 18, Hadi kostum nomor 10, dan Aceng kostum nomor 11.
Sementara pelatih Ps Siguntur FC, Kamel, juga menurunkan skuad terbaiknya, seperti Penjaga gawang Arahman,nomor 1, Gian Agustar kostum nomor 10, Afdhal Riski memakai kostum 16, Doli Hardi, kostum nomor 17, Azil Ahtari kostum nomor 3, Ardi Juanda kostum 24, M Fadil kostum nomor 6, Mahtori kostum nomor 7, Remon kostum nomor 8, Asrah kostum nomor 11, dan Okta Riano dengan kostum nomor 9.

Jalannya Pertandingan
Pada awal pertandingan babak pertama, permainan lebih didominasi pemain PS Sikabau Raya. Berkali-kali striker muda berpengalaman di miliki Sikra mengancam gawang di jaga Ps Siguntur, Arahman.
Puncaknya, pada menit ke 31, melalui tendangan bebas dari luar garis enam belas yang dilakukan Febi, langsung melesat kencang ke dalam gawang yang dijaga Arahman.
Gol. Papan papan skor berubah 1 – 0 untuk keunggulan PS Sikra. Hingga babak pertama usai keadaan tidak berubah, PS. Singuntur FC ketinggalan 0-1.

Babak ke Dua
Pertandingan babak ke dua di mulai. Pemain PS Siguntur FC bangkit. Mencoba menyerang lebih tajam dan terukur untuk mengejar ketertinggalan. Kelaluannya, usaha keras dilakukan skuad Siguntur FC membuahkan hasil pada menit ke 69.
Melalui umpan silang di berikan pemain sayap kanan, striker Siguntur FC, Okta Riano dengan nomor punggung 9, lepas dari kawalan pemain belakang Sikra, kemudian dengan tenang melesatkan tendangan ke gawang di jaga Yunaldi, sehingga merubah kedudukan 1 – 1.
Dalam kedudukan imbang, tempo permainan mulai tinggi. Kedua kesebelasan saling memperagakan strategis dan teknik untuk menerobos jantung pertahanan lawan.
Wasit yang memimpin laga keras ini juga ekstra tegas. Berkali-kali kartu kuning keluar dari kantong wasit untuk kedua pemain tim yang melakukan pelanggaran. Namun sampai pluit panjang wasit berakhir, skor tidak berubah, tetap 1-1.
Dengan hasil imbang ini, Klasemen sementara Zona II DCL 2026 mulai bergeser. PS Sikabau Raya (Sikra) berada diposisi atas dengan perolehan 4 Poin, posisi ke dua ditempati Siguntur FC, juga dengan 4 Poin, Posisi ke tiga PS Gunung Medan 3 Poin, urutan ke empat, Sungai Dareh dengan 3 Poin, posisi ke lima Tebing Tinggi 1 Poin dan di dasar kelasemen sementara dihuni tim IV Koto Pulau Punjung dengan 1 Poin.
Mengamati daftar kelasemen sementara pada Zona II ini, belum bisa dipastikan siapa yang bakal lolos ke babak 18 besar DCL 2026. Seluruh tim dari masing-masing nagari masih menyisakan laga lanjutan dan sama-sama memiliki peluang besar untuk mengejar poin hingga muncul sebagai skuad utama di Zona II DCL 2026.
(Afriza Dedek)







