Beritanda.net – Serius hadapi turnamen Dharmaraya Champion League (DCL) 2026 , Wali Nagari Sitiung Julisman pantau langsung kegiatan latihan digelar PS Sitiung Putra guna memastikan kesepian Tim menjelang kick-off tanggal 6 Juni 2026 mendatang.
Terhadap itu, Julisman yang juga sebagai Ketua Asosiasi Wali Nagari Dharmasraya (Aswana Dharma) mengatakan, Nagari Sitiung akan kembali membangkitkan kejayaan dunia sepak bola. Pasalnya, pada tahun 2006, semasa Kabupaten Dharmasraya dipimpin oleh Bupati H. Marlon Martua Situmeang, Dt. Rangkayo Mulieh., Nagari Sitiung menjadi momok menakutkan bagi tim sepak bola daerah mekar itu, bahkan di luar daerah.
Dalam kompetisi akbar tersebut, nagari Sitiung tampil sebagai salah satu kekuatan utama, mengingat era 2006 hingga 2010 yang menjadi masa keemasan sepakbola Sitiung melalui PS Sitiung Putra. Hampir di setiap turnamen, tim selalu menembus partai puncak.
” Banyak pemain legenda dimiliki PS Sitiung Putra. Tentunya akan berdampak terhadap generasi sekarang, sebagai penerus perjuangan sepak bola Nagari Sitiung,”ujar Julisman.
Sederet pemain legendaris yang dipercaya membantu mematangkan pola permainan sepak bola Sitiung saat ini, diantaranya pelatih utama Febrison, Taufiqurrahman, Fadli, Afrizal, Roni Pasla, serta Fiktor, yang dulunya terkenal sebagai penjaga gawang handal.
Walaupun hampir dua dekade nama PS Sitiung Putra meredup, Wali Nagari Julisman menegaskan, saat ini adalah waktu membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Sitiung di mata penggemarnya.
Semangat menghidupkan olahraga masyarakat ini, termotivasi dari kegiatan dibangun Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui DCL. Sebuah kompetisi Sepakbola bergengsi, sebagai salah satu program unggulan Bupati Annisa Suci Ramadhani bersama Wabup Leliarni.
” PS Nagari Sitiung telah menghimpun pemian utama sejak 2 bulan terakhir. Para pelatih telah merekrut pemain muda potensial dari setiap Jorong. Mulai dari Jorong, Sitiung Lamo, Pulai, Blok A Piruko, dan Pisang Rebus. Semuanya digabung menjadi top performance PS Situng, ” beber Julisman.
(Afriza Dedek)







