Beritanda.net – Ratusan personil Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok menjalani tes urien guna mendeteksi pemakaian Narkoba sekaligus sebagai langkah pencegahan dini pemakaian obat-obatan terlarang.
Pemeriksaan urine petugas Satpol PP dan Damkar itu, dilakukan dalam serangkain apel bertajuk pemberantasan narkoba secara dini, yang dihadiri Wakil Bupati Solok, H. Candra, Sekda Medison, para asisten dan kepala OPD serta Kasatpol PP dan Damkar, berikut petugas dari BNN Kab. Solok, Selasa, (7/4/2026) di Arosuka.
Terkait pemeriksaan urien itu, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Asril. meyebut, dari 200 orang lebih anggota Satpol PP dan Damkar, sebanyak 50 orang diantaranya tidak hadir dengan berbagai alasan.
“Bagi yang tidak hadir harus menjalani tes urine. Tidak ada yang tidak mengikuti, karena ini adalah keharusan bagi personil satpol PP dan Damkar,”tegasnya.

Asril menegaskan, personil yang berhalangan hadir mengikuti tes urine, harus segera datang mengikuti menjalani pemeriksaan urine, kecuali bagi yang sakit harus melampiri surat keterangan dari dokter.
Kata Asril, seluruh personil mengikuti tes urine guna melakukan pencegahan pemakaian narkoba sejak dini. Pihaknya melakukamn tes urine, karena terdapat indikasi salah seorang personil Pol PP terlibat dalam penyalah gunaan narkoba beberapa hari lalu.
Selepas seluruh anggota satpol PP dan Damkar mengikuti tes urine yang di selenggarakan oleh BNN kabupaten Solok, belum diperoleh kepastian hasil tes urine yang diikuti petugas Satpol PP tersebut.
(Ismardi)







