Beritanda.net – Bencana hidrometeorologi yang memicu terjadinya banjir bandang dan tanah longsor akhir November 2025 lalu, ternyata juga melanyau Nagari Pancuang Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.
Guna memastikan kondis wilayah terdampak bencana, Kamis (1/1/2026), Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meninjau kawasan terdampak sekaligus memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
Di lokasi terdampak, Gubernur Mahyeldi berdialog dengan masyarakat serta jajaran pemerintah nagari setempat. Ia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi dan menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mendampingi masyarakat dalam menghadapi masa sulit akibat bencana.
Kata Mahyeldi, musibah ini menjadi ujian bagi semua. Pemerintah Provinsi Sumbar bersama pemerintah kabupaten dan seluruh unsur terkait akan terus hadir, memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian dan penanganan yang dibutuhkan.
Mahyeldi meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk terus meningkatkan koordinasi, khususnya dalam penanganan darurat, pembersihan material sisa bencana, serta pendataan kerusakan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kerja cepat dan terkoordinasi menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan efektif,”tegasnya.
Gubernur Sumbar terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis, sekaligus mengajak seluruh pihak memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.
Pada kesempatan, Gubernur Mahyeldi menyampaikan, bahwa pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk penanganan dampak bencana di Kabupaten Pesisir Selatan.
Total dana yang disiapkan mencapai lebih dari Rp 5,7 miliar, terdiri dari Rp 4 miliar bantuan dari Presiden Republik Indonesia dan Rp 1,73 miliar dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Provinsi Sumbar.
“Seluruh dana tersebut sudah ditransfer ke Kas Daerah Kabupaten Pesisir Selatan pada akhir Desember lalu,” tegas Mahyeldi.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan dana awal untuk penanganan tanggap darurat. Jika dalam pelaksanaannya masih dibutuhkan tambahan anggaran, pemerintah siap menyesuaikan sesuai kebutuhan di lapangan berdasarkan usulan pemerintah daerah setempat.
Pada kesempatan. Ikut mendampingi Gubernur Sumbar ke Pancung Taba, Pesisir Selatan, diantaranya Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar, Medi Iswandi, Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armi; Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; Kepala Dinas Sosial Sumbar, Syaifullah.
Kedatangan Gubernur disambut SekdaKab Pesisir Selatan, Zainal Arifin; Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan, Adi Susilo; Kalaksa BPBD Kabupaten Pesisir Selatan.
( Ismardi)







