Beritanda.net – Bertekad bangkit pada putaran kedua Super League 2025–2026, Klub kebanggaan Urang Awak, Semen Padang FC, menunjukkan keseriusannya dengan merombak besar-besaran formasi pemain asing.
Manajemen Kabau Sirah terus bergerak agresif di bursa transfer paruh musim untuk mendatangkan pemain anyar yang berkualitas.
Terbaru, manajemen Kabau Sirah resmi mengumumkan kedatangan gelandang serang asal Jepang, Kazaki Kanagawa melalui akun Instagram resmi klub, Jumat (16/1/2026).
“Please Welcome @kkazaki_19 to SPFC. Attacking Midfielder from Japan,” tulis Semen Padang FC dalam unggahan tersebut.
Dengan bergabungnya Kazaki Kanagawa, Semen Padang kini sudah memperkenalkan lima dari delapan pemain asing anyar yang direncanakan.
Sebelumnya, Tim besutan Dejan Antonic telah lebih dulu mendatangkan Kianz Froese (Kanada), Ravy Tsuoka (Angola), Boubakary Diarra (Mali), dan Jaime Giraldo (Kolombia).
Tatkala Kazaki Kanagawa masuk ke markas Kabau Sirah di Indarung, beredar kabar satu nama lagi segera merapat ke Ranah Minang, yakni Guillermo Fernandez, penyerang asal Spanyol yang terakhir bermain bersama North East United FC di Liga India.
Sarat Pengalaman
Kehadiran Kazaki menjadi sinyal kuat bahwa Semen Padang tak ingin berlama-lama terpuruk di papan bawah. Pemain berusia 30 tahun itu dikenal memiliki pengalaman panjang di level profesional, termasuk pernah mencicipi atmosfer juara kasta tertinggi Liga Jepang.
Dalam satu dekade terakhir, Kazaki Kanagawa telah malang melintang di berbagai kompetisi. Ia sempat berkarier di Spanyol bersama Vallecas CF dan Betis San Isidro (2015–2017), sebelum kembali ke Jepang dan memperkuat sejumlah klub seperti FC Ryukyu, Yokohama F. Marinos, Kyoto Sanga, FC Imabari, hingga terakhir membela Fujieda MYFC di J2 League.
Nama Kazaki sendiri sempat mencuri perhatian publik Jepang ketika menjadi bagian dari skuad Yokohama F. Marinos yang menjuarai J1 League 2019.
Pengalaman tersebut diharapkan bisa menular ke ruang ganti Kabau Sirah yang tengah berjuang keluar dari tekanan.
Langkah agresif ini tak lepas dari kondisi Semen Padang yang saat ini masih terseok di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-17 klasemen sementara dengan raihan 10 poin dari 17 pertandingan.
( * )







