Beritanda.net – Sempat pesimis melihat tim Kabau Sirah tertinggal 2 gol sampai menit 86, Comback “Gila” Semen Padang FC akhirnya mampu menggagalkan kemenangan Malut Unitet yang sudah didepan mata.
Pertandingan dramatis itu tersaji dilapangan GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Jumat (20/2/2026) malam. Malut United sudah unggul 2-0 atas tuan rumah Semen Padang FC, namun 2 gol telat dari Kianz Froese dan Maicon Souza buyarkan kemenangan anak asuh Hendri Susilo.
SPFC selamat dari kekalahan, namun belum cukup mengatrol posisi Kabau Sirah dengan tambahan 1 poin dan masih terpaku di posisi 16 dengan 16 poin. Sedang bagi Malut hasil seri menempatkan mereka di posisi 4 tabel klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan 41 poin.
Jalannya Pertandingan
Unggul kualitas dan kreativitas, Malut United membuka gol pada menit ke-21 lewat Tyrone del Pino. Gol tersebut berawal dari tandukan Yance Sayuri yang mengenai mistar gawang. Bola muntah kemudian disambut David da Silva, namun arah bola justru mengarah ke Tyrone del Pino yang dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang Semen Padang.
Tuan rumah tercatat beberapa kali mengejutkan penjaga gawang Alan Jose melalui aksi Froese, Meneses, dan Mauricio. Tiga attempt dari tiga pemain berbeda, sukses ditepis Alan Jose plus satu super save dari Lucas Cardoso.
Keasyikan menyerang, lini pertahanan SPFC meninggalkan celah. Malut United menggandakan keunggulan pada menit ke-40 melalui Nilson Junior. Ia berhasil menyambut umpan bola mati dari Igor dan menuntaskannya menjadi gol kedua bagi tim tamu. Skor 2-0 untuk keunggulan tim tamu menutup babak pertama.
Usai istirahat babak, Dejan Antonic terus bereksperimen. Namun, Malut masih mampu mengontrol permainan.
Pertengahan babak kedua, Dejan menarik Rival dan Kasim Botan kemudian memasukkan Irsyad Maulana dan pemain debutan Kazaki Nakagawa. Perlahan, SP mulai mendapatkan ritme permainan.
Menit ke-87 menjadi titik balik. Berawal dari situasi kemelut di depan gawang, bola muntah hasil tepisan kiper Malut United langsung disambar Kianz Froese. Sepakannya tak mampu dibendung yang akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Petaka bagi Malut United datang pada menit 90+1. Irsyad Maulana melepas crossing ke dalam kotak penalti Malut. Bola clearance hasil sundulan Safrudin Tahar langsung disambar dengan sepakan first time Maicon Souza. Bola dengan deras meluncur ke gawang Malut.
Usai drama VAR checking yang menguras emosi, wasit Nendi Rohaendy akhirnya mensahkan gol Maicon dan menghukum Safrudin Tahar dengan kartu merah usai dianggap melakukan protes berlebihan. Skor 2-2 menjadi penutup laga di Agus Salim.
Susunan Pemain
Semen Padang: Rendy Oscario (PG); Dozi Tsouka, Angelo Meneses, Jaime Giraldo, Samuel Christianson; Boubakary Diarra, Alhassan Wakaso (Rival Wahyudi – Kazaki Nakagawa); Kasim Botan (Irsyad 74′), Kianz Froese, Firman Juliansyah (Maicon Souza), Diego Mauricio.
Pelatih: Dejan Antonic
Malut United: Alan Jose (PG); Yakob Sayuri, Safrudin Tahar (kartu merah 90+9′), Nilson Junior, Igor Inocentio; Lucas Cardoso, Wbeymar Angulo; Yance Sayuri (Ridho Syuhada 90+9′), Tyronne Del Pino, Taufik Rustam (Lestaluhu 74′); David da Silva (Lestusen 90+10′).
Pelatih: Hendri Susilo
(Rivo)






