Beritanda.net – Trend kekalahan terus dialami Semen Padang FC. Terbaru, menjamu Persis Solo di Stadion Haji Agus Salim Padang, Minggu (11/01/2026), tim kebanggaan urang awak itu kembali tersungkur. Kabau Sirah dipecundangi 2-3 oleh Laskar Sambernyawa.
Kekalahan ini praktis memantik reaksi keras dari Andre Rosiade. Penasehat tim Kabau Sirah tabik buransang, hingga secara terbuka menyampaikan kekecewaannya melalui kolom komentar Instagram Semen Padang FC, Minggu (11/01/2026).
Andre Rosiade menuntut perombakan besar-besaran terhadap skuad. Penasehat tim yang juga anggota DPR RI itu, mengaku menghubungi langsung pelatih kepala Dejan Antonic serta Direktur Teknik Yeyen Tumena begitu mengetahui Semen Padang FC Kalah lagi.
Andre tegas menyampaikan sikapnya. Ia menilai penampilan tim sudah berada di luar batas kesabarannya.

“Coach Dejan dan Dirtek Yeyen alah ambo telp. Ambo minta Cuci Gudang. Uang Kompensasi ambo Siapkan. Asli Pakak Bana. (Coach Dejan Coach Dejan dan Dirtek Yeyen sudah saya telepon. Saya minta cuci gudang. Uang kompensasi saya siapkan),” ujar Andre dalam bahasa ibunya, Minang.
Tak hanya pemain, Andre juga menyinggung kemungkinan evaluasi di level manajemen apabila masih ada pihak yang ingin mempertahankan kondisi tim saat ini.
“Cukuik Saba ambo. Kalo ado juo Manajemen yg ingin mempetahankan. Jo Manajemen2 nyo awak Ganti Lai. Asli Pakak bana Mainnyo. (Cukup sabar saya, kalau ada manajemen yang ingin mempertahankan, sekalian manajemennya kita ganti. Asli bodoh banget main nya),” lanjutnya dengan nada tegas.
Menurut Andre, penampilan Semen Padang FC dalam laga tersebut menunjukkan banyak kesalahan mendasar dan minim kreativitas. Ia bahkan menilai komposisi pemain yang ada saat ini tidak lagi efektif untuk bersaing.

“Main Pakak! Bantuaknyo Batambah juo Pemain Asing Baru bantuaknyo. Indak ado Gunomyo Skuad Pilihan Edu iko. (Main bodoh! Kayaknya butuh tambahan pemain asing baru. Tidak ada gunanya skuad pilihan Edu ini),” tambahnya.
Pernyataan keras Andre Rosiade ini mempertegas sinyal akan adanya perubahan signifikan di tubuh Semen Padang FC dalam waktu dekat, baik dari sisi pemain, pelatih, maupun manajemen.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen klub terkait langkah konkret yang akan diambil pasca kekalahan tersebut.
(Arif Munandar)







