Beritanda.net – Berbarengan dengan prestasi yang ditoreh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, yang didapuk menjadi Pembina Pemerintahan Desa/Kelurahan Terbaik Indonesia,hingga menerima Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, prestasi kabupaten Dharmasraya semakin meledak karena nagari Sungai Duo juga menerima penghargaan setara.
Nagari yang dipimpin Ali Amran di kecamatan Sitiung itu, berdasarkan surat yang ditandatangani Sekjen Kemendagri, tanggal 7 Januari 2025, ditetapkan sebagai Desa (Nagari) terbaik Nasional dalam penilaian kinerja pemerintahan desa dan kelurahan tahun 2025.
“Alhamdulillah kita baru saja menerima informasi bahwa Nagari Sungai Duo terpilih menjadi desa terbaik Nasional, dan Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani akan menerima penghargaan sebagai Bupati pembina desa terbaik di Indonesia,” ungkap Penjabat Sekda Drs. Jasman Dt Bandaro Bendang, MM, Sabtu (10/1/2026), di Pulau Punjung.
Disebutkan Jasman, penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil melakukan pembinaan terhadap pemerintahan desa dan kelurahan secara konsisten dan berkelanjutan.
Dalam surat Kementerian Dalam Negeri tersebut, juga disebutkan bahwa Anugerah Upakarya Wanua Nugraha akan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada Puncak Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari 2026 di Boyolali, Provinsi Jawa Tengah.
Kata Jasman, Penghargaan ini bersifat sangat selektif. Pada tahun penilaian 2025, hanya enam gubernur, empat bupati, dan empat wali kota se-Indonesia yang ditetapkan sebagai penerima Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, sehingga menempatkan Kabupaten Dharmasraya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembinaan desa terbaik secara nasional.
Penetapan Nagari Sungai Duo dengan Wali Nagari Ali Amran sebagai peringkat pertama nasional, sekaligus menegaskan keberhasilan tata kelola pemerintahan nagari yang dinilai unggul berdasarkan indikator administrasi pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi desa.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Dharmasraya kembali memperkuat posisinya sebagai daerah yang serius membangun dari desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
(Afriza Dedek)







