Beritanda.net – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan melalui aksi donor darah di lingkungan pendidikan. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solok berhasil menghimpun 44 kantong darah dalam kegiatan yang digelar selama dua hari, Kamis hingga Jumat (22–23 Oktober 2026), di SMAN 2 Kota Solok dan Poltekkes Kemenkes Solok.
Dari total tersebut, sebanyak 25 kantong darah berasal dari kegiatan di SMAN 2 Kota Solok, sedangkan 19 kantong lainnya dikumpulkan di Poltekkes Kemenkes Solok. Donor darah rutin ini menjadi salah satu upaya menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi.
Ketua PMI Kota Solok, Yutris Can, S.E., mengatakan kegiatan donor darah di SMAN 2 Kota Solok dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Sementara itu, kegiatan serupa di Poltekkes Kemenkes Solok dijadwalkan setiap dua bulan sekali.
Menurut Yutris, kegiatan donor darah bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk kepedulian kemanusiaan yang memiliki manfaat besar bagi pasien yang membutuhkan darah.
Dari 25 kantong darah yang terkumpul di SMAN 2 Kota Solok, tercatat golongan darah A sebanyak sembilan kantong, golongan B enam kantong, golongan O delapan kantong, dan golongan AB dua kantong.

Sementara itu, dari 19 kantong darah yang dihimpun di Poltekkes Kemenkes Solok, terdiri atas golongan darah A sebanyak lima kantong, golongan B enam kantong, golongan O tujuh kantong, dan golongan AB satu kantong.
Yutris Can mengapresiasi pihak SMAN 2 Kota Solok dan Poltekkes Kemenkes Solok yang secara konsisten mendukung penyelenggaraan donor darah. Menurutnya, partisipasi kedua institusi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan.
Ia berharap kegiatan donor darah secara berkala dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa, tentang pentingnya menjadi pendonor sukarela.
Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan, sekaligus menginspirasi masyarakat luas untuk melakukan hal serupa.
Melalui kegiatan donor darah yang berkelanjutan, PMI Kota Solok berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk mendonorkan darah secara sukarela. Dengan demikian, ketersediaan stok darah di Kota Solok dapat terus terjaga dan kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi darah bisa terbantu.
(Wahyu Haryadi)







