Beritanda.net – Semen Padang FC kembali gagal meraih kemenangan. Sempat berada di ambang kekalahan setelah kebobolan pada menit ke-90+3, Kabau Sirah akhirnya selamat berkat gol dramatis Ari Maring pada menit ke-90+13 yang memaksakan hasil imbang 1-1 kontra PSMS Medan dalam Derbi Sumatra pekan keenam Grup A Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026).
Hasil tersebut membuat Semen Padang FC kembali kehilangan kesempatan untuk mengamankan tiga poin. Tim besutan Stefano Cugurra alias Teco itu harus puas membawa pulang satu poin, meski berhasil menghindari kekalahan pada detik-detik akhir pertandingan.
Laga yang mempertemukan dua tim asal Sumatra itu berlangsung ketat sejak menit awal. Semen Padang FC berusaha mengambil inisiatif serangan untuk membongkar pertahanan PSMS Medan. Sejumlah peluang tercipta, tetapi belum satu pun mampu dikonversi menjadi gol.
Peluang terbaik Kabau Sirah hadir pada menit ke-20. Kapten Safrudin Tahar berhasil menyundul bola hasil umpan tendangan bebas Stefano Lilipaly dan membawa bola masuk ke gawang lawan. Namun, kegembiraan Semen Padang FC tak bertahan lama. Setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), wasit Thariq Munir Alkatiri menganulir gol tersebut karena offside.
PSMS Medan juga tidak tinggal diam. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu beberapa kali mencoba menekan pertahanan Kabau Sirah, salah satunya melalui Rangga Muslim. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua kesebelasan berusaha memecah kebuntuan, tetapi solidnya pertahanan masing-masing tim membuat peluang yang tercipta belum menghasilkan gol.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, PSMS Medan justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-90+3. Javi Siverio memanfaatkan bola pantulan di depan gawang Semen Padang FC dan menuntaskannya dengan sundulan yang gagal diantisipasi kiper Ikram.
Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan oleh wasit. PSMS Medan pun unggul 1-0 dan hanya tinggal selangkah lagi mengamankan kemenangan.
Namun, Semen Padang FC belum menyerah. Dalam tekanan untuk menyelamatkan hasil pertandingan, Kabau Sirah terus melancarkan serangan pada masa tambahan waktu.
Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90+13. Ari Maring muncul sebagai penyelamat setelah menyundul bola hasil halauan Angelo Meneses. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus memupus harapan PSMS Medan untuk membawa pulang kemenangan.
Gol di penghujung laga itu setidaknya menyelamatkan Semen Padang FC dari kekalahan. Meski demikian, hasil imbang belum menjawab kebutuhan Kabau Sirah untuk kembali ke jalur kemenangan di tengah persaingan Grup A yang semakin ketat.
Hasil ini juga menjadi penutup pertandingan kedua Teco bersama Semen Padang FC. Dalam laga tersebut, tim asuhannya harus kembali puas dengan tambahan satu poin setelah gagal memaksimalkan peluang untuk meraih kemenangan.
Tambahan satu poin membuat Semen Padang FC menempati peringkat kelima klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027 dengan koleksi tujuh poin. Sementara itu, PSMS Medan bertahan di posisi ketiga dengan raihan 11 poin.
Gol dramatis Ari Maring memang menyelamatkan Kabau Sirah dari hasil pahit. Namun, pekerjaan rumah Semen Padang FC masih besar, membenahi konsistensi permainan dan mengakhiri tren gagal menang agar mampu merangsek ke papan atas klasemen.
(Arif)







