Beritanda.net – Keterbatasan bukan halangan untuk berprestasi. Itu yang dibuktikan atlet Cabor Menembak Kota Payakumbuh di Porprov XVI Sumbar 2026.
Meski tidak memiliki lapangan latihan di Kota Payakumbuh, mereka sukses menyumbangkan medali emas.
Kepastian itu didapat setelah Cabor Menembak resmi ditutup dan penyerahan medali dilaksanakan di GOR Singa Harau, Kamis (9/10/2026) yang dihadiri langsung Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman.
Emas dipersembahkan Nofri Rinaldi di nomor Perorangan Tembak Reaksi. Tampil tenang, Nofri menjadi yang terbaik setelah mengalahkan penembak dari 14 kabupaten/kota lain.
Tak hanya itu, Nofri bersama Ega Novia Yuli Pertiwi dan Zulfany Fadhillah Rizqi juga kompak meraih Perunggu di nomor Beregu Tembak Reaksi.
Dibalik medali ini, ada perjuangan berat. Hingga kini, atlet menembak Kota Payakumbuh tidak mempunyai lapangan latihan di Kota Payakumbuh. Untuk berlatih, mereka harus menumpang latihan ke luar daerah.
“Tanpa lapangan saja kita bisa emas, apalagi kalau punya lapangan sendiri di Payakumbuh. Pasti kita bisa borong lebih banyak medali,” ujar official Perbakin Payakumbuh.
Prestasi ini tak lepas dari tangan dingin pelatih Andre. Andre baru bergabung mengurus Perbakin Kota Payakumbuh sejak 2025, setelah sebelumnya lama mengurus Cabor Menembak Kabupaten Tanah Datar.
Andre sebelumnya juga merupakan “Pasukan Garuda Bhayangkara FPU 10 Indonesia”tahun 2018-2019. Prestasi yangtidak kaleng kaleng sebagai backround pelatih cabor menembak.
Wawako Elzadaswarman yang hadir langsung menyalami para juara mengaku terharu.
“Ini mental juara sejati. Saya kaget, ternyata kita belum punya lapangan tembak sendiri, tapi atlet kita mampu jadi yang terbaik se-Sumbar. Ini medali emas penuh makna. Ini jadi catatan dan PR penting bagi Pemko untuk segera wujudkan lapangan tembak di Payakumbuh,” tegas Elzadaswarman.(Debby)







