Beritanda.net – Kebanggaan ganda menyelimuti tim menembak Kota Payakumbuh pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Di tengah ketatnya persaingan para atlet terbaik daerah, nama Ibnu Farhan Prakarsa berhasil mencuri perhatian setelah mempersembahkan medali perak bagi kontingen Payakumbuh.
Yang membuat pencapaian tersebut terasa semakin istimewa, Ibnu Farhan merupakan putra dari pelatih tim menembak Payakumbuh, Aipda Robby Prakarsa. Di satu sisi, Robby menjalankan tugasnya sebagai pelatih yang dituntut profesional membimbing seluruh atlet. Di sisi lain, ia harus menyaksikan putranya sendiri berjuang di arena pertandingan.
Ibnu Farhan berhasil meraih medali perak pada cabang olahraga (cabor) menembak nomor Multy Range yang berlangsung di GOR Singa Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (6/10/2026).
Tampil tenang dan konsisten sejak pertandingan dimulai, atlet muda Payakumbuh tersebut mampu menjaga konsentrasi di tengah tekanan persaingan. Performa tersebut mengantarkannya finis di posisi runner-up sekaligus menambah koleksi medali bagi kontingen Kota Payakumbuh.
Bagi Ibnu, medali perak tersebut bukan sekadar hasil dari pertandingan. Prestasi itu menjadi buah dari proses panjang latihan, disiplin, serta kemampuan menjaga fokus dan mental saat berada di arena.
Bagi sang ayah, pencapaian tersebut menghadirkan rasa bangga yang sulit disembunyikan. Aipda Robby Prakarsa mengaku terharu melihat perjuangan putranya yang mampu tampil maksimal dan membawa pulang medali untuk daerah.
“Alhamdulillah, rasanya bangga sebagai pelatih sekaligus sebagai ayah. Ibnu Farhan sudah berjuang maksimal, dia bisa menjaga fokus dan mental di lapangan. Ini buah dari latihan kerasnya,” ujar Robby.
Menurutnya, medali perak yang diraih Ibnu merupakan pencapaian yang sangat berarti. Namun, ia berharap hasil tersebut tidak membuat putranya cepat puas. Sebaliknya, medali itu diharapkan menjadi pijakan untuk terus berkembang dan mengejar prestasi yang lebih tinggi.
“Medali perak ini sangat berharga, semoga jadi motivasi untuk bisa meraih emas di kejuaraan berikutnya,” lanjut Robby penuh haru.
Kisah ayah dan anak dalam satu tim tersebut juga menjadi warna tersendiri bagi kontingen menembak Payakumbuh. Di arena pertandingan, keduanya tidak hanya berbagi hubungan darah, tetapi juga berada dalam satu perjuangan membawa nama daerah.
Pelatih lainnya, Bripka Andre Dahliyus, menilai kekompakan antara Robby dan Ibnu menjadi energi positif bagi tim menembak Payakumbuh. Hubungan tersebut dinilai turut membangun suasana tim yang solid dan memacu para atlet untuk memberikan kemampuan terbaik.
“Kebersamaan dan kekompakan seperti ini menjadi energi positif bagi seluruh atlet. Semoga prestasi Ibnu bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berjuang memberikan yang terbaik bagi Payakumbuh,” ujarnya.
Tambahan medali perak dari nomor Multy Range semakin mempertegas posisi cabor menembak sebagai salah satu kekuatan kontingen Kota Payakumbuh dalam Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Bagi Ibnu Farhan, podium perak di GOR Singa Harau menjadi sebuah langkah penting dalam perjalanan kariernya. Sementara bagi sang ayah, medali itu menjadi kebanggaan berlapis—sebagai pelatih yang berhasil mengantarkan atletnya berprestasi, sekaligus sebagai orang tua yang melihat putranya mampu mengukir prestasi di arena olahraga.
Kini, medali perak itu menjadi modal sekaligus motivasi bagi Ibnu untuk membidik pencapaian yang lebih tinggi pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
(debby)







