Beritanda.net – Sebanyak 580 atlet Kota Solok siap membawa nama daerah ke arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat. Dengan dukungan 160 ofisial, kontingen Kota Solok resmi dilepas Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra di GOR Alimin Sinapa, Rabu (30/9/2026).
Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera kontingen oleh Wali Kota Ramadhani Kirana Putra kepada Ketua KONI Kota Solok, Rudi Harizon, disaksikan jajaran pengurus cabang olahraga dan undangan lainnya.
Pada Porprov XVI Sumatera Barat, kontingen Kota Solok berkekuatan 740 orang, terdiri dari 580 atlet dan 160 ofisial. Para atlet akan berlaga pada 45 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Di hadapan para atlet dan ofisial, Ramadhani menyebut keberangkatan kontingen tersebut bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga membawa nama dan kehormatan Kota Solok di tingkat provinsi.
“Hari ini adalah hari yang bersejarah dan penuh kebanggaan bagi kita semua. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Solok, dengan rasa bangga kami mengucapkan selamat kepada saudara-saudara sekalian yang telah terpilih menjadi duta-duta olahraga terbaik untuk mewakili kota yang kita cintai ini di ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat,” ujar Ramadhani.

Menurutnya, para atlet yang terpilih merupakan orang-orang pilihan. Mereka berada dalam kontingen bukan semata karena bakat, tetapi merupakan hasil dari proses panjang yang dipenuhi kerja keras, disiplin, keringat, dan dedikasi selama menjalani pemusatan latihan.
Ramadhani meminta para atlet tidak menjadikan harapan masyarakat sebagai tekanan. Sebaliknya, harapan tersebut harus menjadi energi untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
“Kota Solok menaruh harapan besar di pundak kalian. Namun, jangan jadikan harapan ini sebagai beban, melainkan sebagai sumber kekuatan dan motivasi untuk memberikan yang terbaik,” katanya.
Ia menegaskan, target meraih juara dan medali memang penting dalam sebuah kompetisi. Namun, menurutnya, ada sesuatu yang lebih berharga yang harus dijaga para atlet, yakni sportivitas, kehormatan, dan nama baik daerah.
“Bertandinglah dengan jujur. Tunjukkan bahwa atlet dari kota kita tidak hanya tangguh secara fisik dan strategi, tetapi juga memiliki mental juara yang beradab dan berintegritas,” tegasnya.
Ramadhani juga berpesan kepada para pelatih dan ofisial agar memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima selama mengikuti pertandingan. Faktor kesehatan dan asupan gizi, katanya, harus menjadi perhatian serius.
“Kepada para pelatih, ofisial dan atlet agar tetap menjaga kesehatan, memperhatikan asupan gizi, serta memberikan motivasi terbaik. Pastikan mereka bertanding dalam kondisi prima,” harap Ramadhani.
Dengan kekuatan ratusan atlet yang tersebar di 45 cabang olahraga, kontingen Kota Solok kini membawa satu misi: berjuang maksimal di arena Porprov XVI, mengharumkan nama daerah, dan menjaga kehormatan Kota Solok di setiap pertandingan.
(Irman Kuto)







